Pemandangan Pulau Ubi yang indah dengan pasir putihnya pada tahun 1960-an, kini tak terlihat lagi. Sekarang, pulau yang juga dikenal sebagai Pulau Ubi Besar itu tak terlihat lagi, sudah terendam air Laut Jawa. pulau yang terletak di gugusan Kepulauan Seribu itu sudah tak berwujud pulau. Hanya tiang besi berkarat setinggi sekitar 2 meter yang menandakan bahwa itu adalah sebuah pulau. Bagi orang awam, tiang besi itu bisa jadi hanya sebatas tiang, tak bermakna apa-apa. Namun, bagi nakhoda kapal atau para pelaut, tiang itu menandakan bahwa kawasan itu dangkal, sehingga kapal tidak boleh mendekat
Pulau Ubi mendadak menjadi perbincangan, karena ternyata di pulau inilah tokoh Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) ditembak mati dan dikubur. Selama ini, berita tentang eksekusi mati dan pemakaman teman seperguruan Soekarno dibuat kedap. Tak ada satu pun keluarga yang mengetahui di mana Kartosoewirjo ditembak mati dan dimakamkan. Kabar yang diterima keluarga dari pemerintah, hanyalah bahwa salah satu murid HOS Tjokroaminoto itu ditembak mati di sebuah pulau di Kepulauan Seribu.
Gambar eksekusi hukum mati
Kartosoewirjo di Pulau Ubi
Sumber : https://m.detik.com
Gambar perbandingan Pulau Ubi pada zaman dulu dan
sekarang.
Sumber : https://m.detik.com
Tahun 1945, perubahan besar terjadi diseluruh pelosok Nusantara karena Indonesia sudah merdeka dari belenggu penjajah. Perubahan ini pun dirasakan oleh masyarakat kepulauan seribu pada umumnya. Antara lain kata 'Bek' berubah menjadi Lurah begitu juga dengan kepemimpinannya. Pemerintahan bukan lagi Hindia Belanda atau Jepang, melainkan Pemerintahan Indonesia. Berubahnya mekanisme kepemerintahan, Bek Saenan pun digantikan oleh Lurah pertama yaitu Lurah Maesan. Pulau Ubi Besar tak luput dari abrasi. Atas prakarsa Lurah Maesan dengan persetujuan pemerintah mereka hijrah yang kedua kalinya ke Pulau Untung Jawa. Dan sekarang Pulau Ubi sudah habis terkikis oleh air akibat abrasi yang terjadi secara terus menerus. Dengan begitu agama islam di Pulau Untung Jawa semakin menyebar luas, dan hingga saat ini penduduknya mayoritas memeluk agama islam.
Gambar tugu peringatan kepindahan rakyat Pulau Ubi ke Pulau Untung Jawa
Sumber: www.PulauSeribu.com