Pulau Untung Jawa memiliki luas sekitar 40,10 Ha dan berpenduduk kurang lebih sebanyak 2. 230 jiwa yang terbagi menjadi 9 RT dan 3 RW. Sebagai pusat pemerintahan Kelurahan Pulau Untung Jawa, di pulau ini terdapat kantor lurah serta fasilitas pemerintahan lainnya seperti Puskesmas, sekolah, dan homestay. Untuk mencapai Pulau Untung Jawa tidak terlalu sulit, dapat
melalui dermaga Muara Angke (Jakarta Utara), Tanjung Pasir ataupun Rawa Saban (Tangerang)
karena jaraknya tidak begitu jauh dari Daratan, hanya memerlukan waktu sekitar 30-40 menit saja. Banyak angkutan laut
yang tersedia untuk
menuju Pulau Untung Jawa.
Gambar Pulau Untung Jawa
Sumber : https://travel.tempo.com
Dari Tangerang, tempat penyebrangan ke Pulau Untung Jawa adalah Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, 29 km ke utara dari kota Tangerang. tidak hanya menjadi pemukiman warga penduduk, Pulau Untung Jawa juga menjadi kawasan wisata andalan di Kepulauan Seribu. Di Pulau Untung Jawa terdapat berbagai macam wisata. Mulai dari cinderamata, pertunjukan hiburan di gedung sarana wisata serba guna, jajanan makanan dan minuman khas pesisir, hingga panorama pantai maupun cagar hutan bakau yang bisa memanjakan mata wistawan. Sehingga tidak heran apabila di setiap akhir pekan Pulau Untung Jawa selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari Jakarta, Tangerang dan daerah lainnya. Bahkan touris asing pun sering berdatangan untuk berlibur. Banyak terdapat jenis burung dan Hutan Bakau di Pulau ini dengan suasana yang masih alami dan jarang tersentuh oleh tangan-tangan jahil perusak hutan, banyak spesies menarik yang dapat kita jumpai di Pulau Rambut.
Pariwisata dengan pemandangan hutan mangrove, pesisir pantai, dan juga keindahan alamnya bisa dinikmati wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Untung Jawa. Jauh dari hiruk pikuk kota, kita bisa merasakan keindahan alam dengan suasana pemandangannya yang menarik. Sarana permainan yang ada di Wisata Pulau Untung Jawa mungkin tidak jauh berbeda dari Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan dan pulau-pulau lainnya, dimana kita bisa menikmati Jetsky, Banana Boat, Snorkling, Diving, kuliner, saung pantai.dan masih banyak lagi.
Jajanan yang tersedia di saung-saung sepanjang area Pulau Untung Jawa khususnya yang terdapat pada setiap pantai merupakan sesuatu yang khas. Kepulauan telah menawarkan bentuk-bentuk paket makanan dengan ikan bakar khas Pulau Untung Jawa. Pengunjung dapat menikmati ikan bakar dengan memilih ikan hidup yang segar kemudian di bakar ataupun yang sudah tersedia. Selain itu, untuk guna lebih memanjakan bagi para pengunjung yang menyukai bersepeda keliling Pulau Untung Jawa melalui Jalur Lingkar sambil melihat hutan Mangrove juga sudah disediakan di sini. Pulau Untung Jawa merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang sudah mampu menanggulangi kebersihan lingkungan, Pulau Untung Jawa juga sudah memiliki incenerator atau pembuangan sampah akhir.
Untuk meningkatkan sarana kepariwisataan, Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu juga telah mambangun pujasera. Sebuah fasilitas wisata belanja yang ditujukan untuk mengoptimalkan ekonomi masyarakat. Tampaknya pembangunan sektor kepariwisataan berbasis pemberdayaan masyarakat ini menjadi potensi Pulau Untung Jawa yang perlu terus digali dan dikembangkan.
Konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat diterapkan dalam menggali potensi ekonomi sekaligus menciptakan daya tarik wisata, dengan demikian sumber pendapatan yang diperoleh tidak saja mengalir bagi Pemerintah Kabupaten akan tetapi tersebar juga di kantong masyarakat yang menyediakan jasa wisata. Pada tahun 2017 dilakukan renovasi besar di pantai bagian barat yang saat ini menjadi tempat rekreasi maupun pusat cenderamata.
Di masa mendatang dalam rangka meningkatkan daya
tarik pariwisata Kepulauan Seribu, maka atraksi di Pulau Untung Jawa akan
dikembangkan sesuai dengan kebutuhan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Rupanya, tempat indah ini tidak jauh dari Jakarta. Pulau Untung Jawa namanya. Untuk menuju ke pulau ini, hanya membutuhkan waktu 30-45
menit menggunakan kapal feri dari Pantai Marina Ancol. Atau bisa juga
menyeberang dari Pantai Tanjung Pasir dan Dermaga Muara Angke. Sejak dulu Pulau
Untung Jawa menggunakan tenaga pembangkit listrik berupa mesin diesel oleh
karena itu penggunaan listrik pada waktu itu tidak begitu stabil, sampai pada
tahun 2009 pemerintah mulai menggantinya menggunakan PLN yang di salurkan dari
Tanjung Pasir ke Pulau Untung Jawa melalui kabel dasar laut sampai saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar